|
Tidak semua pakaian bisa dikategorikan glamor. Meskipun ke-glamor-an itu selalu diidentikkan dengan ... more
Bekerja dalam sebuah tim kerja memang tidak boleh dianggap enteng. Dengan banyaknya personel yang tergabung dalam tim kerja, bukan berarti bisa ... more
|
| |
|
|
|
|
| |
|
Ciri-Ciri Pria Penghambat Prestasi
|
Setiap manusia dianugerahi talenta oleh Yang Maha Kuasa. Ketika seseorang diberikan ruang seluas-luasnya untuk menggali potensi dirinya, tentu akan memberikan suatu bentuk kepuasan tiada tara bagi orang tersebut.
Tapi, bagaimana kalau akses untuk menyalurkan bakat tidak terpenuhi? Frustasi? Bisa jadi! Parahnya hambatan tersebut justru datangnya bukan sepenuhnya karena tidak adanya akses atau keengganan diri sendiri untuk mengasah bakat, melainkan karena pasangan Anda tidak memberikan dukungannya untuk membiarkan Anda mengembakan prestasi.
Memang tidak semua pria memiliki sifat yang sama. Namun, Anda pun tidak bisa menutup mata bahwa pria-pria “sirik” ini ada dimana-mana. Bagi Anda yang baru dalam tahap pengenalan atau sudah berpacaran, tidak ada salahnya untuk menimbang-nimbang kembali hubungan Anda tersebut.
Sebelum Anda menyesali semuanya, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih jauh seputar ciri-ciri pria penghambat prestasi Anda.
|
|
Kesuksesan orang = tidak menarik untuknya |
Pada dasarnya pria memang memiliki ego yang tiba-tiba bisa meletup kapanpun. Pria yang tidak memiliki wawasan luas dan cenderung memiliki sifat rendah diri, memang kerap kali membuatnya cemburu melihat keberhasilan pasangannya.
Bagi tipe pria seperti itu, keberhasilan yang diraih pasangan bisa menjadi ancaman untuknya. Jangan memberikan selamat ketika mendengar pasangannya mendapatkan kenaikan jabatan di kantor atau memenangkan kontes adu bakat, tersenyum pun tidak.
Jadi jangan berharap banyak menerima pujian atas kesuksesan yang Anda dapat. Karena bukannya pujian yang didapat, justru wajah masam dan tanggapan dingin yang Anda terima. |
|
Tidak betah berlama-lama membahas masa depan |
Masa depan akan semakin cerah bila sedari dini di rancang dengan baik. Tapi bagi pria yang satu ini, perencanaan untuk masa depan tidaklah terlalu penting. Yang terpenting adalah bagaimana pasangannya menghargainya hari ini.
Memang terdengar ironis, disaat Anda membutuhkan dukungan si dia untuk mendongkrak kepercayaan diri Anda untuk meraih prestasi, si dia justru memalingkan wajahnya dan berkata "Terserah deh!".
"benar-benar menjengkelkan. Bukannya mendukung karir saya, dia malah bilang 'Sudahlah, gak usah ngoyo. Toh, ujung-ujungnya kamu nanti hanya mengurus rumah tangga dan anak-anak'," jelas Atika (bukan nama sebenarnya) ketika ia meminta dukungan moril dari kekasihnya, yang ternyata belakangan ia baru menyadari kalau kekasihnya itu termasuk pria yang tidak suka melihatnya sukses. |
|
Tidak bisa mengotrol emosi |
Baginya mendengar cerita sukses orang lain hanya akan membuatnya naik pitam. Yah, untuk melihat seberapa tidak sukanya pria dengan kesuksesan orang lain adalah dengan melihat ekspresi wajahnya saat mendengar berita bahagia yang sedang dirasakan orang lain. (Dee) |
|
| |
|
| |
|
|
|